Mata Pelajaran IPA
SISTEM REPRODUKSI MANUSIA
A.SISTEM REPRODUKSI MANUSIA
1. Sistem Reproduksi Pria
1. Sistem Reproduksi Pria
Sistem reproduksi pria berfungsi untuk menghasilkan sel kelamin jantan yang disebut sprema. Sistem reproduksi pria terdiri atas kelenjar-kelenjar dan saluran-saluran untuk mengeluarkan sperma. Kelenjar dan saluran yang menyusun sistem reproduksi pria seperti yang dilihat pada tabel di bawah ini. 👇
No.
|
Organ
Penyusun
|
Fungsi
|
1
|
Tesis
|
Menghasilkan sel sperma dan hormon
reproduksi.
|
2
|
Skortum
|
Kantong yang di dalamnya terdapat testis dan mengatur suhu
yang cocok bagi kehidupan sperma.
|
3
|
Tubulus Seminiferus
|
Saluran yang terdapat di testis dan
berfungsi sebagai tempat pembentukan sperma.
|
4
|
Sel Interstisial
|
Sel yang berfungsi untuk menghasilkan hormon kelamin pria,
terdapat di testis.
|
5
|
Sel Sertoli
|
Sel yang terdapat di testis dan
berfungsi untuk menyediakan makanan bagi sperma.
|
6
|
Penis
|
Alat kopulasi
|
7
|
Vasa Deferensia
|
Menyalurkan sperma ke kantong sperma.
|
8
|
Duktus Epididimis
|
Tempat pematangan dan penyimpanan sementara sperma.
|
9
|
Kantong Sperma
|
Tempat menampung sperma.
|
10
|
Kelenjar Prostat dan Kelenjar Cowper
|
Menghasilkan cairan semen yang berfungsi memberi nutrisi
dan mempermudah gerak sperma.
|
2. Sistem Reproduksi Wanita
Pada wanita, terdapat sepasang ovarium, tuba fallopi, uterus dan vagina seperti yang terlihat pada tabel di bawah ini. 👇
No.
|
Nama
Organ
|
Fungsi
|
1
|
Ovarium
|
Tempat memproduksi sel telur.
|
2
|
Tuba Fallopi / Oviduk / Saluran Telur
|
Membawa sel telur dari ovarium menuju uterus dan tempat
terjadinya pembuahan.
|
3
|
Uterus
|
Tempat tumbuh dan berkembangnya embrio.
|
4
|
Vagina
|
Tempat keluarnya bayi pada kelahiran alami.
|
B. Proses Fertilisasi (Pembuahan)
Ketika ovum telah matang, ovum dikeluarkan dari ovarium menuju uterus. Proses pelepasan ovum dari ovarium disebut ovulasi. Dalam perjalannya ke uterus, jika ovum bertemu dengan sperma di Tuba Fallopi (saluran telur), ovum akan dibuahi oleh sperma. Proses pembuahan ovum oleh sperma disebut Fertilisasi.
C. Pertumbuhan dan Perkembangan Embrio
Hasil pembuahan ovum oleh sperma disebut zigot. Zigot terus bergerak dari saluran telur menuju uterus. Selama pergerakannya menuju uterus, zigot terus membelah membentuk kumpulan sel yang disebut embrio. Semua ini membutuhkan waktu berkisar liam hari. Pada hari kelima, embrio telah sampai di uterus. Pada hari ketujuh, embrio menempel pada dinding uterus.
Setelah hari kedua belas, terbentuklah lapisan luar (ektodermis) dan lapisan dalam (endodermis) pada embrio, kemudian terbentuklah lapisan tengah yaitu mesodermis. Ektodermis akan membentuk kulit dan sistem saraf. Mesodermis akan membentuk rangka, otot, sistem peredaran darah, sistem ekskresi, dan sistem reproduksi. Endodermis akan membentuk sistem pernapasan dan pencernaan.
Selama tahap embrionik, membran embrio terbentuk yaitu
terdiri atas kantong kuning telur, aminion, korion, dan alantois. Kantong kuning
telur merupakan pelebaran dari lapisan endodermis dan berguna sebagai tempat
pembuatan darah. Aminion merupakan cairan tempat embrio mengapung dan berfungsi
sebagai pelindung embrio dari goncangan dan benturan. Korion menyelubungi
amnion dan kuning telur. Alantois berfungsi sebagai organ pernapasan dan
ekskresi.
Pada minggu kedelapan, struktur umum dan plasenta mulai
terbentuk. Setelah semua terbentuk embrio dikenal sebagai janin (fetus). Plasenta
berperan dalam pertukaran gas, makanan, dan zat sisa antara ibu dan janin.
D. Kelainan dan penyakit pada sistem reproduksi manusia
D. Kelainan dan penyakit pada sistem reproduksi manusia
Sistem reproduksi manusia dapat mengalami kelainan atau menderita
penyakit tertentu. Macam-macam penyakit pada sistem reproduksi pada tabel di
bawah ini.
|
Penyakit
|
Gejala
|
Masalah
|
|
Gonorea ( kencing nanah), penyebabny Neisseria Gonorrhoeae
|
Wanita : keluar nanah dari vagina dan saluran urine, tidak muncul
pada beberapa wanita.
Pria : keluar nanah pada penis dan saluran urine.
|
Wanita : kebersihan, bayi dapat terinfeksi saat proses kelahiran.
Pria : infeksi pada testis.
|
|
Klamidiasis penyebabnya bakteri Chlamydia
trachomatis
|
Seperti halnya gonorea, tidak tampak gejala pda 70% wanita dan 10%
pria.
|
Wanita : kebersihan
Pria : kebersihan
|
|
Sifilis (raja singa) penyebabnya bakteri Treponema pallidum
|
Luka pada vagina atau penis.
|
Melalui ibu hamil dapat ditularkan ke fetusnya.
|
|
Herpes genitalis penyebabnya virus herpes simplex
|
Luka pda vagina/penis.
|
Bayi dpt terinfeksi melalui proses kehamilan.
|
|
Kandidiasis (keputihan) penyebabnya Candida albicans
|
Infeksi pda dinding vagina
|
Kurang menjaga kebersihan.
|
Komentar
Posting Komentar